Meski Sudah Diizinkan Buka, Gereja di Bekasi Pilih Ibadah Secara Virtual

image

progresifjaya.com, BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat mengizinkan masyarakat melakukan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah, baik masjid, musala maupun rumah ibadah bagi pemeluk agama nonmuslim di wilayahnya.

Izin ibadah secara berjamaah dikeluarkan lewat surat edaran Wali Kota Bekasi Nomor 450/3408/Setda.Kessos tentang protokol pelaksanaan ibadah berjamaah bagi masyarakat untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di Kota Bekasi.

Namun, di sejumlah gereja di Kota Bekasi, masih banyak yang tidak menggelar kegiatan ibadah kebaktian. Seperti di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Sitelusada yang terletak di Jalan Raya Mustika Sari No 86, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Juga terlihat di Gereja Pantekosta di Jalan Sersan Awan No 10, RT 014/RW 010, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Gereja tersebut kosong tanpa ada kegiatan.

Ketua GBKP Sitelusada Fitri Parangin-angin menyebutkan, meski Pemkot Bekasi telah memperbolehkan rumah ibadah kembali menggelar rutinitas keagamaan, pihaknya sampai saat ini belum membuka kegiatan di gereja.

Ibadah mingguan masih via live streaming, sambil mempersiapkan semua protokol kesehatan di dalam gereja.

"Di samping itu juga kita memperhatikan SE Menteri Agama no 15 tanggal 29 Mei 2020. Sehingga kita harus benar-benar siapkan dan pastikan protokol kesehatan sudah bisa kita laksanakan," kata Fitri.

Fitri mengatakan, pihaknya tidak ingin mengambil risiko, meski Pemkot Bekasi telah memperbolehkan warganya menggelar kegiatan di rumah ibadah. Dirinya tidak ingin adanya klaster baru dalam penyebaran virus corona.

Penulis : Jamin. S

Editor ; Hendy

Sun, 7 Jun 2020 @08:45


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved
powered by sitekno