Heriyanto Berharap Penutupan Pasar Sumber Harus Berikan Solusi untuk Pedagang

image

Teks foto: Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Demokrat Heriyanto, ST.

progresifjaya.com, KAB. CIREBON - Dampak dari penutupan Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membuat para pedagang kehilangan mata pencarianya. Akibat penutupan pasar juga berimbas ke sepanjang Jalan Dewi Sartika. Perluasan penutupan jalan disebabkan para pedagang yang tumpah ke jalanan. Pedagang melakukan kucing-kucingan dengan petugas Tim Gugus Tugas Covid-19 yang menggelar daganganya di bahu jalan protokol, dimana jalan tersebut masih radius Pasar Sumber.

Melihat dan mendengar keluhan pedagang kaki lima yang terdampak penutupan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon dari Fraksi Demokrat Heriyanto, ST., tersentuh ingin mencarikan solusi untuk meringankan beban hidup pedagang.

Dari rasa kepededulian dan keprihatinanya, Heriyanto mengkocek kantong pribadinya untuk membantu pedagang kaki lima, yang menurutnya lebih membutuhkan bantuan.

"Dampak dari penutupan Pasar Sumber hingga meluas ke jalan sangat besar pengaruhnya   terutama bagi pedagang yang menggunakan gerobak. Saya merasa prihatin dan peduli untuk berbagi meskipun  sedikit,"  ujarnya.

Pembagian bantuan yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Heriyanto sebelumnya juga sudah dua kali menyerahkan bantuan sebelum bulan Ramadhan dan memasuki bulan Ramadhan kemarin berupa beras dan sembako. Pembagian sembako dilaksanakan di Gedung PGRI di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, dengan menukarkan kupon yang sebelumnya telah dibagikan.

Bukan hanya itu saja, kegiatan bansos dan penijauan ke pemukiman warga sering dilaksanakan Heriyanto dan tim dari Partai  Demokrat.

Kembali ke dampak dari penutupan Pasar Sumber, menurutnya, pedagang dorongan penghasilanya sangat minim dibanding pedagang pangkalan.

"Saya membagikan beras sebagian pedagang khususnya pedagang makanan ringan, karena saya nilai pedagang gerobakan hari ini dapat uang ya hari ini buat makan keluarganya," kata Heri.

Dia juga  menyayangkan Pemkab Cirebon dengan tindakan menutup Pasar Sumber tetapi tak memberikan solusi dan kompensasi bagi pedagang yang terdampak penutupan Pasar Sumber akibat dua orang pedagang dikonfirmasi positif Covid-19.

"Harusnya Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan penutupan dibarengi dengan kompensasi. Jangan dibiarkan begitu saja tidak hanya masalah penyebaran virus saja yang diperhatikan, ekonomi warganya pun harus diperhatikan selama 14 hari,” ujarnya pada hari Selasa (2/6/2020).

Seperti yang diungkapkan Presiden Joko Widodo, kata Heriyanto, kita harus berdampingan dengan virus. “Ini arti berdampingan seperti apa?” sambung Heri yang dikenal masyarakat dengan semboyan ‘Heriyanto Peduli Dekat’.

Dengan kejadian penutupan pasar Sumber yang berimbas penutupan ruas jalan, oleh karenanya dirinya berharap Pemkab Cirebon meski mengkaji ulang terkait  penutupan Pasar Sumber.

"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mengkaji ulang masalah penutupan ruas jalan yang ada di lingkungan Pasar Sumber,” harapnya.

Penulis : Slamet

Editor : Hendy

Wed, 3 Jun 2020 @03:35


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved
powered by sitekno