Pengendara Motor Pribadi Boleh Berboncengan saat PSBB, Asal....

image

progresifjaya.com, JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menyatakan pengendara sepeda motor pribadi masih boleh membonceng orang lain selama masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta mulai hari ini, Jumat (10/4).

"Sepeda motor berboncengan masih boleh, baik pengguna dan dibonceng wajib masker dan sarung tangan," kata Yogo saat memberikan keterangan pers melalui siaran langsung melalui Instagram.

Sedangkan aplikasi angkutan roda dua tetap dibatasi hanya dibolehkan membawa barang selama masa PSBB.

Dalam pasal 18 ayat 6 disebutkan angkutan aplikasi roda dua dibatasi untuk pengangkutan barang," kata Yogo.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, lantas menjelaskan alasan membolehkan sepeda motor pribadi membonceng penumpang.

"Tapi dengan catatan bahwa penumpang tersebut adalah satu alamat dengan pemilik kendaraan dimaksud. Tujuannya saat ini roda dua juga jadi moda utama para pekerja di Jakarta untuk melakukan kegiatan sehari-hari," kata Syafrin.

Selain itu, menurut Yogo, dalam pasal 18 peraturan gubernur tentang PSBB, kapasitas penumpang kendaraan roda empat pribadi dibatasi maksimal 50 persen.

Jika ada mobil pribadi yang mampu mengangkut tujuh penumpang, maka kini dibatasi hanya empat orang.

"Untuk mobil lima seater (kursi), itu diperbolehkan tiga orang. Baik driver dan penumpang wajib menggunakan masker di dalam kendaraan," ujar Yogo.

Penulis/Editor : Hendy

Fri, 10 Apr 2020 @14:21


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved
powered by sitekno