Sudin KPKP Jaktim Galakkan Program `Walikota Farm`

image

progresifjaya.com, JAKARTA - Dalam rangka memanfaatkan lahan kosong dan penghijauan, Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur menanam benih dan panen sayur-mayur di halaman Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (13/3/2020). 

Penanaman ini disebut dengan `Walikota Farm` yang dijadikan wahana edukasi bagi ASN (Aparatur Sipil Negara), PJLP (Penyedia Jasa Orang Lainnya Perorangan) dan masyarakat luas.

Penanaman dilakukan oleh 6 petugas PJLP dari Sudin KPKP Kota Administrasi Jakarta Timur di lahan sekitar Tugu Adipura Kantor Walikota Jakarta Timur seluas 150 meter persegi. Di sana ditanami sayur kangkung, samhong, khale, kacang panjang, seledri, dan papaya Jepang.

Selain itu, penanaman juga dilakukan di depan kantor Koperasi Pegawai Kantor Walikota Jakarta Timur seluas 300 meter persegi, yang menghasilkan panen sayur caisim dan pakcoy seberat 20 kilogram.

Kepala Seksi Pertanian Sudin KPKP Kota Administrai Jakarta Timur, Agus Rochimat, menyebutkan metode tanam yang digunakan adalah urban farming (penanaman metode perkotaan) dan hidroponik, dengan memanfaatkan lahan sempit. 

Penanaman ini, lanjutnya, merupakran program Jak Farm.

"Kita implementasikan program ini untuk memberikan contoh pada masyarakat luas. Bahwa bercocok tanam dilakukan tidak harus dilahan yang luas, tapi teknik penanaman bisa dilakukan di lahan sempit sekalipun,” kata Agus.

Ia menjelaskan, penanaman benih sayur-mayur dilakuan setiap Jumat dengan lokasi berpindah-pindah.  

Pihaknya juga akan terus memanfaatkan lahan yang ada di area kantor wali kota ini untuk bercocok tanam.

Sementara itu, Kepala Bagian Umum dan Protokol Kota Administrasi Jakarta Timur, Panangaran Ritonga menambahkan, penanaman dilakukan oleh tiga Unit Perangkat Daerah (UPD). 

DIantaranya yaitu pembentukan lahan oleh Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Timur, penanaman sayur-mayur dan tanaman obat keluarga (TOGA) oleh Sudin KPKP Kota Administrasi Jakarta Timur, dan perawatan oleh Bagian Umum dan Protokol Kota Administrasi Jakarta Timur.

“Setiap hari area urban farming ini kita rawat. Mulai dari penyiraman tanaman hingga pembersihan rumput dan sampah, sehingga area ini tetap terjaga kebersihannya,” kata Ritonga.

Penulis: Roby

Editor: Hendy

Mon, 16 Mar 2020 @23:46


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved
powered by sitekno