Tanpa Politik Uang, Dudung Badrun Punya Kans Unggul di Pilbub Indramayu

image

progresifjaya.com, INDRAMAYU - Gaung pemilihan Bupati Indramayu yang akan diselenggarakan beberapa bulan ke depan, semakin ramai dan menarik untuk disimak ke mana arah kabupaten penghasil mangga ini akan dibawa oleh bupati mendatang.

Sebab meskipun Indramayu merupakan salah satu daerah yang paling besar APBN-nya, namun Indramayu memiliki IPM paling rendah di Jawa Barat. 

Ini tentunya sangat ironis, karena seharusnya warga Indramayu dapat memiliki kesejahteraan dan kemakmuran. Namun nyatanya  justru sebaliknya banyak rakyat di Indramayu yang hidup miskin dan di kabupten ini pulalah jumlah TKI yang paling besar di seluruh Indonesia.

Memang banyaknya masyarakat Indramayu yang hidup dibawah garis kemiskinan ini, justru dimanfaatkan para calon bupati mengiming-imingi mereka dengan uang.

Ini kenyataan yang terjadi setiap berlangsungnya pemilihan bupati. Masyarakat tak bisa kita salahkan,karena memang mereka membutuhkan dan juga kesadaran berpolitik mereka masih rendah.

Tetapi seharusnyalah setiap calon pemimpin untuk tidak menghalalkan cara- cara yang tidak terpuji jika memang iklas dan jujur jika terpilih menjadi pemimpin. Melihat hal ini, tentunya masyarakat Indramayu haruslah lebih teliti dan pandai memilah dan memilih calon bupati ke depan.

Sudah saatnya masyarakat Indramayu meninggalkan calon-calon pemimpin yang menggunakan pendekatan dengan uang untuk sawer-sawer.

Rakyat Indramayu tentunya tak ingin Bupati Indramayu mendatang masih melakukan praktik KKN dan nepotisme serta yang pada gilirannya akan berurusan dengan hukum dan berahir di penjara.

Seperti yang dikutip Progresif Jaya dari sejumlah  desa di Indramayu, dimana sebagian masyarakat ingin memilih calon bupati yang bersih dari korupsi dan mereka juga menolak politik uang dari para calon.

Oleh  karenanya mereka berharap DPD Partai Golkar Indramayu dan DPP Golkar tidak hanya memilih dan mengusung balon yang punya modal besar.

Mereka berharap sudah saatnya partai berlambang pohon beringin ini merubah cara berdemokrasi jika benar-benar Golkar mengaku dirinya sebagai partai yang mendukung gerakan reformasi.

Berdasarkan pantauan Progresif Jaya di lapangan, sejumlah pendukung salah satu balon bupati dari Partai Golkar, H. Dudung Badrun, juga mengharapkan hal yang sama.

Mereka mengimbau agar petinggi Golkar tidak hanya mengusung balon yang punya modal besar tetapi tidak memiliki program kerja yang jelas untuk membawa Kabupaten Indramayu kearah yang lebih baik 

Memang keyakinan para pendukung Dudung seperti di Patrol, Karang Ampel dan beberapa desa di Cikedung dan Segeran Kidul sangat beralasan.

Sebab beberapa tokoh masyarakat dan para sepuh dan tokoh agama di sejumlah wilayah ini, terlihat menyambut kehadiran Dudung, sehingga ekstabilitas nama balon Dudung Badrun semakin meroket dan mendapat tempat di hati mereka.

Alasan masyarakat sangat sederhana mereka mencari calon bupati yang belum terkontaminasi dengan hal yang berbau KKN dan nepotisne. Selain itu, mereka juga mencari figur yang mempunyai wawasan yang luas dan memiliki kemampuan dalam administrasi pemerintahan dan juga figur yang agamis.

Pendukung Advokat senior ini berharap H Dudung Badrun mendapat restu dari semua petinggi Golkar menjadi calon Bupati Indramayu dalam menghadapi kandidat di luar Partai Golkar

Apa yang diharapkan rakyat Indramayu sangat sejalan dengan apa yang pernah dikatakan oleh Dudung Badrun kepada sejumlah wartawan, bahwa dia hadir sesuai gerakan dan tuntutan Reformasi, Pembangunan Indramayu, Pemberantasan KKN, termasuk politik uang dan dinasti.

Penulis/Editor: Zulkarnain

Mon, 24 Feb 2020 @11:14


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved
powered by sitekno