Perkara Poliandri, Jaksa Diminta Segera Proses Lebe Desa Amis

image

progresifjaya.com, INDRAMAYU - Perkara yang dilaporkan Warsita alias Wawang (45) atas tuduhan poliandri terhadap Raniah (43) dan Waryono (31) bakal berbuntut panjang. Pasalnya, dalam fakta persidangan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Indramayu dengan agenda keterangan saksi pada Rabu (12/02/2020), saksi-saksi mengungkap tentang keterlibatan perangkat desa yang diduga kuat telah membuat surat keterangan kematian palsu atas nama Warsita alias Wawang.

Mendengar pengakuan terdakwa Raniah dan Waryono saat disidangkan sebagai saksi, Hakim Adil geram atas pekerjaan Lebe Desa Amis yang telah berani bertindak tidak sesuai aturan hukum negara maupun hukum agama. "Pak Jaksa, tolong segera proses Lebe Desa Amis, keterangan para saksi selalu mengarah ke dia," tegas hakim Adil.

Menanggapi Hakim Adil, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erma langsung memberi pernyataan. "Sudak pak, sudah kita laporkan perkaranya ke Polres Indramayu," jawab Erma.

Terpisah Agus Nurahmat, Kepala Desa Amis yang juga ikut hadir menyaksikan persidangan, saat dimintai tanggapan usai sidang terkait keterlibatan perangkat desanya tidak banyak memberikan komentar. "Kita lihat saja hasil persidangan," ungkapnya kepada wartawan.

Diketahui sebelumnya, Raniah istri resmi Warsita alias Wawang dari Desa Amis Indramayu menikah lagi dengan secara agama (KUA) Kecamatan Cikedung pada 26 Desember 2018 lalu.

Tak lama mendengar hal ini, Warsita melaporkan Raniah dan Waryono ke Polres Indramayu. Kini, perkara tersebut masuk ke tingkat sidang di Pengadilan Negeri Indramayu. Dari fakta persidangan diketahui Warsita dan Raniah menikah sejak tahun 1998. Pernikahan tersebut dicatat di KUA Cikedung, dan mereka sudah memiliki 2 orang anak.

Penulis: Eka

Editor: Hendy

Thu, 13 Feb 2020 @15:24


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved
powered by sitekno