Pansel Balon Bupati Indramayu Partai Golkar Terkesan Formalitas

image

progresifjaya.com JAKARTA - Pertemuan Panitia Seleksi Partai Golkar Kabupaten Indramayu dengan bakal calon (balon) Bupati Indtamayu dengan pendaftar sebanyak 16 peserta, namun yang hadir hanya 14 orang.

Itu berarti ada dua peserta yang tidak hadir yakni PLT Bupati Indramayu Taufik dan Yoga. Keduanya tidak hadir dengan alasan tugas di luar Indramayu. Padahal dalam undangan dari Pansel  DPD Partai Golkar Indramayu dinyatakan bahwa balon bupati yang menfaftar tidak dapat diwakilkan.

Melihat hal ini, salah satu balon bupati H Dudung Badrun SH., MH., mengatakan ada dugaan Pansel  ini hanya formalitas.

Sebab, sejalan dengan penjelasan Pansel saat peserta balon bupati ketika menyerahkan formulir yang mengatakan akan ada pertemuan pada tanggal 10 Februari 2020 dan tidak diwakilkan.

Maka kata Dudung, ketika dua orang balon tidak hadir dalam pertemuan tersebut dipersepsikan balon bupati yang tidak mendaftar gugur.

Persepsi yang negative, ujar dia, tidak keliru karena tidak disampaikan ketentuan aturan penjaringan norma sistim dan mekanisme rekruitmen yang jelas secara tertulis. Bahkan, Pansel seperti hanya adminitrasi saja dengan fakta pertemuan dipimpin oleh Saefudin, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu yang juga peserta seleksi balon bupati.

Padahal  tambah Dudung, Ketua dan Sekretaris seleksi yakni  Karno dan Warmin, normalnya posisi balon bupati, posisi panitia dan peserta berbeda.

Petunjuk lain yang kurang sedap kata Advokat senior ini, walaupun secara seloroh disampaikan oleh Sakim, Ketua PLt Kabupaten Indramayu menyebutkan, Saefudin yang notabene pesera balon dengan sebutan yang punya Golkar Indramayu.

Menurut Dudung, jika tidak sedap maka seleksi yang dilakukan Partai Golkar Kabupaten Indramayu tidak ada semangat melaksanakan konsolidasi yang diamanatkan oleh Partai Golkar.

Padahal kata  putra  Indtamayu ini, Partai Golkar adalah partai yang mempunyai visi misi berdemoktasi dengan norma  universal, yaitu Prestasi, Dedikasi, Loyaliyas, sehingga Partai Golkar mendapat pujian partai modern.

Namun  ungkapnya, dari tanda-tanda rekuitmen balon bupati Indramayu dengan pendekatan pupuler, elektabilitas dan modal  makan akan dapat diduga sebagai peserta yang unggul adalah yang berkuasa di Indramayu saat ini.

Penulis/Editor: Zulkarnaen

Wed, 12 Feb 2020 @12:06


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

image

 

KELUARGA BESAR SURAT KABAR "PROGRESIF JAYA"

MENGUCAPKAN

TURUT BERDUKA CITA

ATAS MENINGGALNYA KO A CHONG (RELLY SINGAPURA) DALAM USIA 75 TAHUN

PADA TANGGAL 24 JANUARI 2020  DI TANJUNG PINANG, KEPULAUAN RIAU 

DIMAKAMKAN DI TEMPAT PEMAKAMAN BATU 10 TANJUNG PINANG

"SEMOGA KELUARGA YANG DITINGGALKAN DIBERIKAN KESABARAN DAN KETABAHAN"

Copyright © 2020 PROGRESIF JAYA · All Rights Reserved