OTT KPK KASUS KORUPSI BAWANG PUTIH

image

KPK telah menetapkan enam tersangka kasus dugaan suap tersbut. Sebagai tersangka penerima adalah anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra, orang kepercayaan Dhamantra, sekaligus Presiden Diraktur PT Asiatech Integrasi Mirawati Basri, dan Elviyanto(swasta) . Sementara sebagai tersangka pemberi , yakni pemilik PT Cahaya Sakti  Agro (CSA) Chandry Suanda alias Afung , pengusaha bernama Zulfikar, dan Doddy Wahyudi (swasta).

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah sebelumnya KPK menangkap 12 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait impor bawang putih ,Kamis (8/8) pekan lalu. Sebelas orang ditangkap di Jakarta, seorang  (I Nyoman Dhamantra) diamankan di Bndara Sutta, Cengkareng.

Nyoman diduga sebelumnya berada di Bali untuk mengikuti Kongres PDIP. Tim KPK membawa Nyoman dari Bandara Soekarno-Hatta , Cengkareng . Dia tiba di Geung KPK sekitar pukul 14.00 WIB

Sebelu itu, KPK memang telah menangkap 11 orang lainnya dalam kasus ini, yakni orang kepercayaan Nyoman , pengusaha importer dan sopir. KPK menyebut tim mendapat informasi akan terjadi transaksi yrtkait rencana impor bawang putih ke Indonesia.

KPK pun menemukan dugaan bahwa penyerahan dana tersebut dilakukan melalalui sarana perbankan .Sejumlah mata uang dolar Amerika dari orang kepercayaan Nyoman. “Tim KPK mengamankan bukti transfer sekitar Rp 2 miliar ,”ujar Ketua KPK Agus rahardjo Kamis (8/8) pekan lalu.  

Komitmen Fee

Suap yang diberikan Afung dkk untuk Dhamantra dkk sebesar Rp 2,1 miliar. .Sebanyak Rp 2 miliar ditransfer ke rekening kasirperusahaan money changer milik Dhamantra, sedangkan sisanya Rp 100 juta , tetap dalam rekeing Doddy untuk operasional  pengurusan izin. Angka Rp 2,1 miliar itu adalah bagian dari komitmen fee  Rp 3,6 miliar yang diminta Dhamantra dan disetujui Afung.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan, pengurusan perizinan berrpa RIPH dan SPI untuk kuota 20.000 ton bawang putih tidak hanya untuk perusahaan milik Afung, tapi juga untuk beberapa perusahaan. Para pihak lebih khusus enam tersangka telah bersepakat menyetujui komitmen fee yang diminta Dhamantra , yakni Rp 3,6 miliar. Komitmen itu dihitung dengan Rp. 1.700 hingga rp.1.800 dari setiap kilogram bwang putih yang diimpor. Selain itu, nanti jika setelah impor terealisasi maka Zulfikar akan mendapatkan bagian Rp 50 per kilogram bawang putih.

“Masyarakat yang beli bawang putih akan menanggung biaya suap Rp. 1.800 per kilogram .nanti bawang putih akan dijual mahal. Tentu dengan begitu yang dirugikan adalah masyarakat ,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan.

Benahi Kemendag dan Kementan        

Menurut Ketua KPK Agus rahardjo meminta agar Kementerian Pertanian (Kementan)  dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar secra serius melakkan pembenahan menyeluruh dalam kebijakan dan proses impor pangan, sebab hal itu sangat terkait kepentingan masyarakat indonesia secara langsung, “karena suap terkait dengan impor produk pangan dan holtikultura bukan sekali ini saja terjadi,” ucap Agus menegaskan.

Ditambahkan, beberapa poin penting tentang upaya  pencegahan korupsi yang dilakukan KPK pada beberapa komoditas pangan strategis, satu di antaranya bawang putih, KPK telah melakukan kajian terhadap Komoditas Pangan Strategis , yakni bawang putih selama  2017. Temuan KPK terdapat beberapa hal yang memerlukan prbaikan, yakni belum adanya desain kebijakan komprehensif dari Kementan dalam membangun swasembada komoditas bawang putih.“Dukungan informasi atas lahan pertanian secara riil bisa dipergunakan dalam mewujudkan swasembada bawang putih juga belum optimal.

Pada aspek pengawasan dan pelaksanaan Perbaikan pada aspek pelaksanaan , meliputi belum optimalnya peran pemerintah dalam mengevaluasi kewajaran kenaikan harga bawang putih di pasar. Pada aspek pengawasan , belum optimalnya pengawasan Kemendag terhadap distribusi penjualan bawang putih impor.

KPK juga telah merekomendasikan kepada Kementan agar membuat grand design menyerluruh tentang swasembada bawang putih dari produksi hingga pasca panen. Sementara untuk Kemendag , adalah menyusun acuan untuk menilai kelayakan harga komoditas bawang putih impor di tingkat konsumen.

NyomanDipecat 

Sementara itu, DPP PDIP langsung mengeluarkan sikap tegas berupa pemecatan terhadaap anggota DPR dari Fraksi PDIP Nyoman dhamantra dari keanggotaan partai , setelah diduga terlibat  dalam kasus dugaan suap impor bawang putih yang kasusnya tengah ditangani KPK.

Menurut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto DPP PDIP tidak menoleransi sedikitpun terhadap pelaku tindak pidana korupsi.“Siapapun yang melanggar instruksi partai maka akan diberi sanksi pemecatan,” ucapnya antusias kepada pers saat ditanyakan kasus dugaan suap impor bawang putih yang melibatkan kader PDIP yang juga anggota Komisi VI DPR RI. (HTSW/SI)

Sat, 17 Aug 2019 @11:11


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar